Harga CPO Membaik Bikin Saraswanti Tetap Kinclong di Tengah Pandemi
Senin, 10 Mei 2021 - 17:28 WIB
Di tengah pandemi Covid-19, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (Saraswanti) mengaku mampu bertahan, bahkan bisa bertumbuh. Peningkatan harga CPO dan meningkatnya aktifitas perkebunan sawit mendorong permintaan pupuk NPK. Foto/Dok
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (Saraswanti) mengaku mampu bertahan, bahkan bisa bertumbuh. Sepanjang Januari-Maret 2021, emiten berkode saham SAMF itu mengantongi pendapatan mencapai Rp296,72 miliar atau tumbuh 14,03% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang sebesar Rp 260,22 miliar.
“Walau di tengah pandemi Covid-19, kami masih mampu meningkatkan pendapatan. Bahkan, kami tidak melakukan pemutusan hubungan kerja,” ujar Direktur Utama Saraswanti Anugerah Makmur , Yahya Taufik dalam siaran pers, Senin (10/5/2021).
Baca Juga: Mentan: Distribusi Pupuk Harus Tersedia Cepat, Cermat dan Akurat
Perseroan katanya juga optimistis pendapatan akan meningkat pada semester kedua tahun ini. Optimisme itu tambah Yahya, seiring dengan membaiknya permintaan terhadap hasil perkebunan sawit. Membaiknya harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) praktis meningkatkan aktifitas di perkebunan sawit.
“Walau di tengah pandemi Covid-19, kami masih mampu meningkatkan pendapatan. Bahkan, kami tidak melakukan pemutusan hubungan kerja,” ujar Direktur Utama Saraswanti Anugerah Makmur , Yahya Taufik dalam siaran pers, Senin (10/5/2021).
Baca Juga: Mentan: Distribusi Pupuk Harus Tersedia Cepat, Cermat dan Akurat
Perseroan katanya juga optimistis pendapatan akan meningkat pada semester kedua tahun ini. Optimisme itu tambah Yahya, seiring dengan membaiknya permintaan terhadap hasil perkebunan sawit. Membaiknya harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) praktis meningkatkan aktifitas di perkebunan sawit.
Lihat Juga :