Vaksinasi Covid Bikin Produksi Jarum Suntik RNI Kian Tajam
Minggu, 16 Mei 2021 - 23:59 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI melalui anak usahanya, PT Mitra Rajawali Banjaran, membukukan produksi jarum suntik atau alat suntik sekali pakai (ASSP) mencapai 37 juta. Jumlah tersebut merupakan akumulasi selama pelaksanaan masa vaksinasi nasional hingga April 2021.
Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengungkap, pihaknya sudah mempersiapkan pengadaan jarum suntik sejak 2020 lalu. Langkah itu sebagai upaya mendukung pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19.
Baca juga:Operasi Terhenti, Ratusan Pekerja Kontraktor Tambang di Jambi Ini Menganggur
Sepanjang 2020, terdapat peningkatan permintaan produksi jarum suntik hingga mencapai 36.775.000 pcs. Bahkan, permintaan hingga April 2021 tercatat berkisar 665.000 pcs.
“Di tahun 2020 permintaan produksi jarum suntik meningkat hingga 55% dari realisasi tahun sebelumnya, yakni dari 23.647 pcs meningkat menjadi 36.775 pcs,” ujar Arief, Minggu (16/5/2021).
RNI akan mengakomodasi kebutuhan vaksin dengan pengadaan jarum suntik untuk vaksin Covid-19. Pihaknya memastikan tidak ada krisis jarum suntik dalam pemenuhan vaksin secara nasional.
Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi mengungkap, pihaknya sudah mempersiapkan pengadaan jarum suntik sejak 2020 lalu. Langkah itu sebagai upaya mendukung pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19.
Baca juga:Operasi Terhenti, Ratusan Pekerja Kontraktor Tambang di Jambi Ini Menganggur
Sepanjang 2020, terdapat peningkatan permintaan produksi jarum suntik hingga mencapai 36.775.000 pcs. Bahkan, permintaan hingga April 2021 tercatat berkisar 665.000 pcs.
“Di tahun 2020 permintaan produksi jarum suntik meningkat hingga 55% dari realisasi tahun sebelumnya, yakni dari 23.647 pcs meningkat menjadi 36.775 pcs,” ujar Arief, Minggu (16/5/2021).
RNI akan mengakomodasi kebutuhan vaksin dengan pengadaan jarum suntik untuk vaksin Covid-19. Pihaknya memastikan tidak ada krisis jarum suntik dalam pemenuhan vaksin secara nasional.
Lihat Juga :