Peritel Minta Aktivitas Ekonomi Tetap Jalan dengan Protokol Kesehatan

Sabtu, 23 Mei 2020 - 00:44 WIB
Peritel di Jawa Barat meminta agar aktivitas ekonomi di Jabar tetap berjalan di tengah pandemi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Foto/Dok
BANDUNG - Peritel di Jawa Barat meminta agar aktivitas ekonomi di Jabar tetap berjalan di tengah pandemi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Manager Yogya Group Wismark Parluhutan Hutapea mengakui, sejak pandemi COVID-19 terjadi, perusahaan ritel di Jawa Barat termasuk Yogya Group terkena dampaknya.

Terjadi perlambatan transaksi belanja masyarakat akibat pandemi. "Kalau dibilang berat ya berat, karena banyak sektor yang terkena dampaknya. Banyak sektor usaha yang melakukan PHK dan merumahkan karyawannya. Jadi itu berdampak kepada bisnis kami, karena pendapatan mereka juga turun," kata dia di Bandung.



Kendati begitu, dia mengklaim bisnis Yogya tidak terlalu terpengaruh pembatasan bisnis akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Yogya, kata dia, mengalihkan semua karyawan dan fokus pada lini usaha ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari.

"Mayarakat yang belanja juga sudah berbeda, mereka banyak cari yang promo, beli satu gratis satu, atau program lainnya. Mungkin karena simpanan uang mereka mulai menipis," beber dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!