Nasib Bisnis Ritel hingga Akhir 2021: Masih Dibayangi Kebangkrutan

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:49 WIB
"Potensi ditutupnya ataupun dijualnya usaha sektor ritel masih tetap ada sepanjang perekonomian masih belum pulih normal," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (18/5/2021).

Ia mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar apa pun akan sangat berpengaruh terhadap dunia usaha. Besar kecilnya pertumbuhan ekonomi akan berpengaruh terhadap berbagai kelas dan skala pelaku usaha. Pasalnya, masing-masing pelaku usaha memiliki kemampuan dan daya tahan yang berbeda satu sama lain.

Baca juga:Tak Lagi Numpang Hidup, Intip Mewahnya Rumah Nisya Ahmad

Ia menilai bahwa bisnis ritel masih akan mengalami tekanan sampai akhir 2021. Pasalnya, vaksinasi untuk masyarakat guna mendorong pemulihan ekonomi, masih belum jelas kapan dilakukan.

"Pemerintah merencanakan vaksinasi untuk masyarakat umum akan dimulai pada triwulan III tahun 2021 ini, tapi sampai dengan saat ini pun masih belum ada kejelasan atau pun kepastiannya. Oleh karenanya sektor usaha ritel dan pusat perbelanjaan masih akan mengalami tekanan pada tahun 2021 ini," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!