Menuju 10.000 Eksportir Baru Asal Surakarta, Shopee dan Gibran Rakabuming Resmikan ‘Kampus UMKM Shopee Ekspor’

Selasa, 18 Mei 2021 - 20:50 WIB
○ Fasilitas bantuan pembuatan toko: layanan pembuatan dan pengaturan toko bagi pelaku UMKM yang belum terdaftar di Shopee, termasuk pembuatan akun Shopee, pengambilan foto dan upload produk, serta pendaftaran layanan Gratis Ongkir. Penyelenggaraan event edukasi bagi Pelaku UMKM yang belum terdaftar di Shopee untuk memahami layanan dan fitur Shopee.

○ Fasilitas edukasi: ruangan training berkapasitas 30 orang, dengan program edukasi hulu ke hilir lengkap dari cara pembuatan & pengaturan toko, fitur promosi dan manajemen toko, cara meningkatkan traffic sampai ke persiapan menuju ekspor.

Pusat Edukasi (education corner - berisi informasi tentang cara pembuatan dan pengaturan toko dan fitur promosi Shopee dengan laptop serta ponsel yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk mencoba fitur seller center, dan aplikasi shopee.

○ Fasilitas manajemen logistik: tempat simulasi sistem gudang dengan berbagai peralatan yang layaknya ditemukan di sistem inventaris toko online seperti rak, peralatan pengemasan, barcode scanner, dan printer thermal.

○ Fasilitas pemasaran: studio foto, live streaming room lengkap dengan backdrop, sistem lighting, tripod serta mikrofon yang bisa langsung digunakan oleh pelaku UMKM.

○ Fasilitas ekspor: Pusat Ekspor (export corner - berisi informasi dan panduan persiapan ekspor serta pojok pameran berbagai produk ekspor dari kota Solo).

○ Fasilitas Ruang Meeting: 4 ruang pertemuan yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM dan Shopee Trainer untuk pelatihan dan pendampingan secara individu.

Fasilitas Kampus UMKM Shopee Ekspor ini dapat digunakan secara gratis untuk para pelaku UMKM khususnya di Kota Surakarta. Adapun cara-cara menggunakan fasilitas tersebut bisa dengan datang langsung dan mendaftar bagi yang belum bergabung bersama Shopee.

Tercatat ada sekitar 40.000 UMKM di Kota Surakarta yang terdaftar di Shopee, dan 5.000 di antaranya memiliki toko ekspor aktif. Kerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta ini sejalan dengan langkah strategis lainnya yang dilakukan Shopee untuk meningkatkan kualitas para pelaku UMKM tanah air.

Saat ini, Shopee mencatatkan keberhasilannya dalam program ekspor dengan peningkatan transaksi harian hingga enam kali lipat dalam kurun waktu setengah tahun (Juni 2020 - Januari 2021).

Melanjutkan komitmen tersebut, pada Februari 2021, 1,5 juta produk pedagang lokal berhasil diekspor ke Malaysia, Singapura, dan Filipina. Program Ekspor Shopee ini juga akan terus dikembangkan dengan menambahkan jangkauan ekspor baru. Tidak hanya di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam yang telah berjalan sejak bulan Maret, tapi juga telah merambah ke Amerika Selatan, yaitu Brasil.

Untuk mendukung program pemerintah memajukan UMKM, Shopee Indonesia juga berkolaborasi dengan Sekolah Ekspor untuk dapat mewujudkan tercetaknya 500.000 eksportir baru hingga tahun 2030.

Program kolaborasi antara Shopee dengan Sekolah Ekspor ini turut didukung oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia dan sudah dimulai sejak awal Maret 2021. (CM)
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!