Kemenhub Kaji Pemanfaatan Pesawat N-219 untuk Penerbangan Seaplane
Jum'at, 21 Mei 2021 - 20:17 WIB
Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan, Sigit P. Santosa mengatakan, peluang seaplane di Indonesia cukup besar. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB bersama PT. Dirgantara Indonesia dan Badan Litbang Perhubungan berencana melakukan kerjasama penelitian terkait pengembangan seaplane di Indonesia.
Saat ini pesawat N-219 sudah mendapat sertifikasi dari Kemenhub. Namun, pesawat N-219 tipe amphibi masih dalam tahap pengembangan. Nantinya, pesawat ini akan dilakukan beberapa peningkatan untuk kebutuhan desain dan juga perfoma. Namun, Pesawat N-219 dinilai paling optimum untuk pasar Indonesia.
“Jadi yang dipakai di Indonesia ini kan kebanyakan pesawat tipe twin otter, head to head-nya adalah N219. Namun jika kita menggunakan N-212 itu terlalu besar, cakupan load factor malah jadi rendah, jadi yang paling optimum untuk pasar Indonesia memang yang kapasitas 19 penumpang, supaya load factornya terjaga minimal di 80%,” tuturnya.
Saat ini pesawat N-219 sudah mendapat sertifikasi dari Kemenhub. Namun, pesawat N-219 tipe amphibi masih dalam tahap pengembangan. Nantinya, pesawat ini akan dilakukan beberapa peningkatan untuk kebutuhan desain dan juga perfoma. Namun, Pesawat N-219 dinilai paling optimum untuk pasar Indonesia.
“Jadi yang dipakai di Indonesia ini kan kebanyakan pesawat tipe twin otter, head to head-nya adalah N219. Namun jika kita menggunakan N-212 itu terlalu besar, cakupan load factor malah jadi rendah, jadi yang paling optimum untuk pasar Indonesia memang yang kapasitas 19 penumpang, supaya load factornya terjaga minimal di 80%,” tuturnya.
(ind)
Lihat Juga :