Kabar Terbaru Bitcoin Usai Runtuhnya Mata Uang Kripto

Jum'at, 21 Mei 2021 - 21:15 WIB
Langkah yang dilakukan AS menjadi sinyal babak baru adanya aturan ketat pada cryptocurrency. Seperti diketahui pada awal pekan ini, China melarang lembaga keuangan dan perusahaan pembiayaan untuk menyediakan layanan terkait kripto serta sinyal yang sedikit membingungkan dari Elon Musk.

CEO Tesla itu dikenal sebagai pendukung Bitcoin pada awal ini, dimana produsen mobil listrik itu telah membeli cryptocurrency senilai USD1,5 miliar. Selanjutnya Elon Musk juga menerima mata uang digital sebagai alat pembayaran.

Baca Juga: Keruntuhan Kripto: Ada Elon Musk di Balik Kejatuhan Bitcoin

Namun, kemudian Musk tidak lagi menerima bitcoin sebagai alat pembayaran untuk pembelian mobil Tesla. Pernyataan ini disampaikan minggu lalu, lantaran kekhawatiran atas konsumsi energi bitcoin yang sangat besar.

Para kritikus diketahui telah lama memperingatkan tentang dampak lingkungan dari bitcoin. Cryptocurrency dinilai menggunakan listrik setara seluruh negara seperti Uni Emirat Arab dan Pakistan, menurut peneliti Universitas Cambridge.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!