HERO Group Tutup Seluruh Supermarket Giant pada Akhir Juli 2021
Selasa, 25 Mei 2021 - 10:19 WIB
Baca juga: Vaksinasi Sasar Pelaku Ritel dan UMKM di Jakarta, Anies: Semoga Jakarta Bisa Cepat Bangkit
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada karyawan dan pelanggan, serta mitra bisnis yang telah mendukung bisnis Giant selama ini. Patrick juga memastikan bahwa proses komunikasi dengan seluruh karyawan yang terdampak oleh perubahan ini akan berlangsung dengan baik, serta memastikan proses yang adil bagi seluruh mitra bisnis.
"Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk. dan para karyawan kami yang berada di bawah naungan perusahaan," tuturnya.
Lebih lanjut, ke depan HERO Group akan fokus mengembangkan merek dagang IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. Ketiga merek dagang tersebut dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Giant.
“Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia, sebuah tren yang juga terlihat di pasar global," ucapnya.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada karyawan dan pelanggan, serta mitra bisnis yang telah mendukung bisnis Giant selama ini. Patrick juga memastikan bahwa proses komunikasi dengan seluruh karyawan yang terdampak oleh perubahan ini akan berlangsung dengan baik, serta memastikan proses yang adil bagi seluruh mitra bisnis.
"Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk. dan para karyawan kami yang berada di bawah naungan perusahaan," tuturnya.
Lebih lanjut, ke depan HERO Group akan fokus mengembangkan merek dagang IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. Ketiga merek dagang tersebut dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan Giant.
“Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah, termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia, sebuah tren yang juga terlihat di pasar global," ucapnya.
Lihat Juga :