Ini Penyebab Produksi Migas Tahun 2021 Tak Akan Sesuai Target
Kamis, 27 Mei 2021 - 19:11 WIB
Tantangan selanjutnya, unplanned shutdown di beberapa KKKS sehingga ada gap sebesar 6,1 MBOPD dan 90 MMSCFD. Kemudian mundurnya kontribusi sumur baru karena keterlambatan eksekusi kegiatan pengeboran sehingga ada gap 3,9 MBOPD dan 1 MMSCFD. Serta mundurnya onstream beberapa lapangan sebesar 0,8 MBOPD dan 1 MMSCFD.
"Sehingga potensi pengurangan produksi untuk minyak sebesar 25 MBOPD dan gas sebesar 99 MMSCFD dari target yang telah kita canangkan sebelum tahun 2021," jelas Dwi.
Baca juga:Panglima TNI Bersama Kapolri Berdialog dengan Forkopimda Papua
Untuk mengejar pengurangan produksi tersebut, SKK Migas melakukan berbagai upaya seperti penambahan program kerja dengan target 3,5 MBOPD, optimasi produksi dari penerapan teknologi dengan skema no cure no pay dengan target 0,8 MBOPD.
Selanjutnya, debottlenecking dan pengurasan stok dengan target 2,4 MBOPD, optimasi penyerapan atau komersialisasi gas pada 9 KKKS dengan target 55 MMSCFD, dan optimasi operasi melalui efisiensi fuel dan program zero flare gas dengan target 20 MMSCFD.
"Sehingga potensi pengurangan produksi untuk minyak sebesar 25 MBOPD dan gas sebesar 99 MMSCFD dari target yang telah kita canangkan sebelum tahun 2021," jelas Dwi.
Baca juga:Panglima TNI Bersama Kapolri Berdialog dengan Forkopimda Papua
Untuk mengejar pengurangan produksi tersebut, SKK Migas melakukan berbagai upaya seperti penambahan program kerja dengan target 3,5 MBOPD, optimasi produksi dari penerapan teknologi dengan skema no cure no pay dengan target 0,8 MBOPD.
Selanjutnya, debottlenecking dan pengurasan stok dengan target 2,4 MBOPD, optimasi penyerapan atau komersialisasi gas pada 9 KKKS dengan target 55 MMSCFD, dan optimasi operasi melalui efisiensi fuel dan program zero flare gas dengan target 20 MMSCFD.
(uka)
Lihat Juga :