Dukung Pasokan Gas PGN ke Kilang Cilacap, Terminal Regasifikasi Rp2,18 Triliun Siap Dibangun

Kamis, 27 Mei 2021 - 22:31 WIB
Ilustrasi. FOTO/IST
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) sebagai subholding gas Pertamina akan menyuplai gas ke Kilang Cilacap sebanyak 111 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) selama 20 tahun. Guna mendukung pasokan tersebut akan dibangun terminal regasifikasi skala kecil di darat (small scale land based regasification terminal) dengan perkiraan investasi sebesar USD151,7 juta atau sekitar Rp2,18 triliun.

"PGN secara penuh mendukung pengembangan bisnis Kilang Cilacap. Proyek ini termasuk dalam prioritas proyek PGN dalam menyediakan supply chain LNG yang terintegrasi. Semoga dengan tersedianya supply chain dan infrastruktur LNG yang terintegrasi nanti dapat memenuhi kebutuhan gas di Kilang Cilacap dengan tepat biaya, mutu dan waktu," ujar Direktur Utama PGN, M. Haryo Yunianto melalui keterangan resminya yang diterima SINDOnews, Kamis (27/5/2021).



Baca Juga: Aksi Boikot Dimulai, Buruh Geruduk Kantor Pusat Indomaret

Komitmen kerjasama telah diwujukan dalam tiga Head Of Agreement (HOA) antara PGN, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), PT Pertamina International Shipping (PIS), PT Badak LNG Selasa (25/05). Haryo mngatakan, sinergi tersebut menjadi bentuk dukungan PGN terhadap Pertamina Grup dalam mengelola portfolio LNG yang bisa dioptimalkan dalam rangka subtitusi bahan bakar berjenis Residual Fuel Oil (FRO) menjadi bahan bakar berbasis gas. "Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menumbuhkan perekonomian nasional dan dapat mengurangi impor serta menekan defisit neraca migas," jelas Haryo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!