Dorong Kredit Perbankan, BI Bakal Luncurkan Kebijakan Baru

Jum'at, 28 Mei 2021 - 12:15 WIB
"Penyesuaian kebijakan Rasio Intermediasi Makroprudensial dengan mengubah target RIM 84% - 94% serta menambahkan komponen wesel ekspor untuk terus mendorong kredit perbankan," tambahnya.

Selanjutnya, BI juga mendorong transparansi suku bunga kredit perbankan untuk mempercepat transmisi kebijakan moneter kepada suku bunga kredit perbankan dan meningkatkan kredit/pembiayaan kepada dunia usaha.

"Dan saat ini BI akan segera meluncurkan kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) dalam rangka mendorong kredit perbankan kepada sektor pembiayaan inklusif dan UMKM," ujar Destry.

Baca Juga: Anti Boros, Begini Tips Menghemat Gaji ke-13 Bagi PNS

Ke depannya, BI akan terus berupaya merumuskan dan mensinergikan kebijakan makroprudensial secara inovatif, dan terukur guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional dengan tetap menjaga ketahanan stabilitas sistem keuangan. "Namun demikian, hal ini merupakan sebuah tantangan bagi Bank Indonesia dalam terus memformulasikan kebijakan makroprudensial yang tepat mengingat kebijakan makroprudensial bukanlah sebuah kebijakan yang one size fits all policy," pungkas Destry.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!