Investasi Kripto Punya Risiko Besar Ketimbang Saham
Minggu, 30 Mei 2021 - 13:54 WIB
Chief Operating Officer (COO) MotionBanking MNC Bank Teddy Tee. FOTO/MNC Media
JAKARTA - Investasi aset kripto atau cryptocurrency terus mengalami peningkatan. Meski demikian, banyak pimpinan perusahaan tidak semuanya tertarik dengan penambangan emas digital tersebut, salah satunya adalah Chief Operating Officer (COO) MotionBanking MNC Bank Teddy Tee.
Hal itu diungkapkan Teddy Tee melalui sesi tanya jawab dalam video yang diunggah akun Instagram @mncupdate, Teddy Tee ditanya memilih saham atau crypto, dia dengan tegas memilih jawaban pertama. "Saham," ujarnya.
Bukan tanpa alasan, Teddy lebih memilih saham dibanding kripto. Itu karena Kripto merupakan instrumen investasi yang sangat berisiko dan tidak memiliki underlying asset atau aset dasar, sedangkan saham memiliki aset dasar. Teddy Tee adalah sosok yang berhasil mendirikan Cashlez, Fintech Payment Gateway pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Pengumuman! Pendaftaran CPNS & PPPK 2021 Ditunda
Hal itu diungkapkan Teddy Tee melalui sesi tanya jawab dalam video yang diunggah akun Instagram @mncupdate, Teddy Tee ditanya memilih saham atau crypto, dia dengan tegas memilih jawaban pertama. "Saham," ujarnya.
Bukan tanpa alasan, Teddy lebih memilih saham dibanding kripto. Itu karena Kripto merupakan instrumen investasi yang sangat berisiko dan tidak memiliki underlying asset atau aset dasar, sedangkan saham memiliki aset dasar. Teddy Tee adalah sosok yang berhasil mendirikan Cashlez, Fintech Payment Gateway pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Pengumuman! Pendaftaran CPNS & PPPK 2021 Ditunda
Lihat Juga :