Hubungkan Istiqlal-Katedral, Terowongan Silaturahmi Rampung 17 Agustus

Senin, 31 Mei 2021 - 19:22 WIB
"Keselamatan konstruksi menjadi fokus utama yang harus diterapkan di lapangan, terlebih bangunan Masjid Istiqlal dan Gereja Katederal ini merupakan bangunan cagar budaya yang menjadi kebanggaan negara kita. Harus ada pengawasan dan metode khusus dengan memperhatikan keamanan dan keselamatan baik untuk pembangunan Terowongan Silaturahmi ini maupun bangunan Masjid Istiqlal dan Gereja Katederal," tuturnya.

Baca juga: Terowongan Hamas yang Jadi Momok Mengerikan Tentara Israel

Sebagai informasi, pembangunan terowongan telah dimulai pada 15 Desember 2020 dengan anggaran Rp37,3 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya, manajemen konstruksi PT Virama Karya dan perencana PT Yodya Karya.

Lingkup pekerjaan meliputi persiapan dan K3 dengan progres 94,46%, pekerjaan pembongkaran 97,25%, galian tanah dan finishing jalan 85,76%, pekerjaan struktur 80,18%, pekerjaan arsitektur 35,07%, pekerjaan MEP 8,71%

Pekerjaan galian tanah dan finishing jalan meliputi pekerjaan galian tanah, pekerjaan timbunan dan pemadatan, pekerjaan sumur recharging, piezometer dan inclinometer, pekerjaan perkerasan bawah jalan dan pekerjaan lapisan atas jalan.

Selanjutnya pekerjaan struktur meliputi pekerjaan guide wall, pekerjaan dwall, pekerjaan capping beam, pekerjaan struktur baja lift dan entrance. Sementara pekerjaan arsitektur meliputi pekerjaan entrance, pekerjaan dinding dan lantai marmer dan pekerjaan plafon perforated metal.

Terowongan Silaturahmi dibangun dengan panjang tunnel 28,3 meter, tinggi 3 meter, lebar 4,1 meter dengan total luas terowongan area tunnel 136 m2 dengan total luas shelter dan tunnel 226 m2.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!