Sepanjang 2020 Pupuk Indonesia Salurkan 8,4 juta Ton Pupuk Bersubsidi

Rabu, 02 Juni 2021 - 14:30 WIB
Namun ia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pupuk untuk sektor pangan atau PSO tetap merupakan hal yang prioritas. “Sesuai amanah yang diberikan, kami tetap fokus pada pasokan pupuk untuk kebutuhan sektor pangan di dalam negeri," tegas Bakir.

Seperti diberitakan sebelumnya, perseroan membukukan total produksi pupuk tahun 2020 mencapai 12,26 juta ton atau 117% dari target pemegang saham. Beberapa faktor yang mendorong peningkatan produksi adalah telah optimalnya operasional pabrik-pabrik baru, yaitu Amurea II di Gresik dan Pusri 2B di Palembang.

Pada tahun 2021 sendiri, perseroan siap menjalankan mandat dari pemerintah untuk menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai Permentan Nomor 49 tahun 2020 sebanyak 9 juta ton dan 1,5 juta liter pupuk cair.

Bakin menambahkan, di tahun ini Pupuk Indonesia memiliki lima inisiatif strategis guna mensukseskan transformasi bisnis perusahaan sebagaimana arahan Kementerian BUMN. Lima pilar tersebut adalah menjadi perusahaan yang lebih customer centric, mendorong riset, pengembangan dan inovasi, meningkatkan kehandalan dan efisiensi operasi dan rantai pasok. Serta mengamankan dan mengoptimalkan pasokan bahan baku serta sustainability dan circular economy.

Baca juga:Kapal Terbesar Angkatan Laut Iran Terbakar dan Tenggelam di Teluk Oman
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!