Stimulus PEN Penting Bagi Nafas Ekonomi, Tapi Jangan Lupa Kesehatan APBN

Minggu, 06 Juni 2021 - 19:58 WIB
Sehingga terdapat dana sebesar Rp4,29 triliun yang dikembalikan ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN). Angka ini terdiri dari setoran sisa dana tahun 2020 sebesar Rp 4,007 triliun dan Rp 278,2 miliar hingga 30 April 2021.

Lebih lanjut Puteri Komarudin mengimbau, pemerintah dan otoritas terkait agar menjaga pengalokasian stimulus tetap sejalan dengan arah kebijakan konsolidasi fiskal. Selain itu juga yang sangat dibutuhkan adalah strategi yang sudah disepakati di hadapan DPR dapat diimplementasikan dengan baik.

"Pemerintah perlu fokus untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi kesenjangan infrastruktur, mempercepat adopsi teknologi, serta meningkatkan kompetensi tenaga kerja,” ujar Puteri.

Baca Juga: Kadin Dukung Pemerintah Perkuat Stimulus Bagi UMKM

Dia menilai, rancangan RAPBN tahun 2022 nanti sangat penting sebagai kunci keberlanjutan pemulihan. Target pertumbuhan ekonomi tahun 2022 sangat krusial dalam menjaga keberlanjutan pemulihan jangka menengah maupun jangka panjang, sekaligus untuk mendorong upaya keluar dari middle income trap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!