Awal Impresif di 2021, Link Net Bukukan Laba Bersih Rp249 Miliar
Kamis, 10 Juni 2021 - 13:05 WIB
Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp624 miliar pada kuatal I, dimana terdongkrak 21,1% dibandingkan dengan Rp516 miliar pada 1Q2020. Marjin EBITDA tercatat pada 58,4% pada 1Q2021 dibandingkan dengan 53,8% di awal 2020 lalu.
Pendapatan meningkat 11,4% menjadi Rp1.069 miliar dibandingkan Rp959 miliar pada awal tahun 2020. Walaupun pendapatan meningkat sebesar 11,4%, beban pokok pendapatan meningkat hanya 2,0% pada tiga bulan pertama 2021 menjadi Rp215 miliar dibandingkan dengan Rp211 miliar pada 2020.
Perseroan telah melanjutkan suksesnya dalam proyek migrasi. Proyek ini berjalan sesuai jadwal, memiliki dana yang cukup dan berada di bawah anggaran.
Hingga akhir Mei, Link Net telah menyelesaikan kurang lebih 1/3 dari keseluruhan proyek ini. Karena manajemen biaya yang efektif dan peningkatan efisiensi operasional, Perseroan menurunkan anggaran proyek ini menjadi Rp2,5 triliun dari Rp3 triliun.
"Proyek migrasi Link Net berjalan sesuai jadwal, memiliki dana yang cukup dan berada di bawah anggaran. Tim migrasi Perseroan telah menunjukkan efisiensi dan hasilnya, Link Net merevisi anggaran CAPEX untuk proyek ini sebesar Rp500 miliar menjadi Rp2,5 triliun dari anggaran dasar sebesar Rp3 triliun," paparnya.
Pendapatan meningkat 11,4% menjadi Rp1.069 miliar dibandingkan Rp959 miliar pada awal tahun 2020. Walaupun pendapatan meningkat sebesar 11,4%, beban pokok pendapatan meningkat hanya 2,0% pada tiga bulan pertama 2021 menjadi Rp215 miliar dibandingkan dengan Rp211 miliar pada 2020.
Perseroan telah melanjutkan suksesnya dalam proyek migrasi. Proyek ini berjalan sesuai jadwal, memiliki dana yang cukup dan berada di bawah anggaran.
Hingga akhir Mei, Link Net telah menyelesaikan kurang lebih 1/3 dari keseluruhan proyek ini. Karena manajemen biaya yang efektif dan peningkatan efisiensi operasional, Perseroan menurunkan anggaran proyek ini menjadi Rp2,5 triliun dari Rp3 triliun.
"Proyek migrasi Link Net berjalan sesuai jadwal, memiliki dana yang cukup dan berada di bawah anggaran. Tim migrasi Perseroan telah menunjukkan efisiensi dan hasilnya, Link Net merevisi anggaran CAPEX untuk proyek ini sebesar Rp500 miliar menjadi Rp2,5 triliun dari anggaran dasar sebesar Rp3 triliun," paparnya.
Lihat Juga :