Erick Thohir: Corona Bikin Si Kaya Makin Kaya, Si Miskin Tambah Ambyar!

Selasa, 15 Juni 2021 - 09:00 WIB
Bahkan, motor penggerak untuk korporasi swasta dan pemerintah daerah. Artinya, program-program perseroan negara baik berdimensi bisnis dan pelayanan publik mampu memberi kesejahteraan yang seimbang. "Buat apa kita punya banyak BUMN, tetapi tadi, mematikan persaingan kepada daerah ataupun pengusaha swasta," katanya.

Baca Juga: Sedih! Juli Resmi Tutup, Karyawan Giant Diminta Ngelamar Kerja Lagi

Dia mengakui, pandemi Covid-19 memberi pukulan berarti bagi kinerja perusahaan negara. Tercatat, 90 persen BUMN yang terdampak pandemi. Meski begitu, krisis kesehatan dan ekonomi tidak menjadi alasan manajemen perusahaan berdiam diri. Namun, menjadikan pandemi sebagai momentum untuk mengambil langkah pembaharuan.

"Tidak beda sama swasta dan BUMN, 90 persen (BUMN) terdampak karena Covid-19, kalau kita lihat labanya menurun, tetapi justru itu menjadi bagian yang tepat pada saat ini bahwa BUMN ini sudah saatnya kita upgrade. Buat apa 143 BUMN, toh devidenhya cuman dari 10 BUMN," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!