Penyerapan Dana PEN Gak Optimal, Target Ekonomi Meroket Bisa Jadi Cuma Ngimpi
Rabu, 16 Juni 2021 - 13:26 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Kalangan ekonom menilai serapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) masih rendah. Hal tersebut mengindikasikan bahwa produktivitas mengerek pertumbuhan ekonomi tidak bisa optimal.
Peneliti Makroekonomi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI, Teuku Riefky menuturkan, bahwa penyerapan anggaran PEN sampai saat ini terkesan masih relatif lamban. Hal tersebut disebabkan karena masih ada ketimpangan dalam program anggaran PEN.
“Jadi, memang ada beberapa pos penyerapan yang relatif lebih tinggi dibanding yang lainnya. Seperti misalnya prudent house itu sudah hampir mencapai 40%, tapi memang anggaran-anggaran lain seperti anggaran kesehatan, kesehatan itu baru sekitar 18% dan dukungan korporasi ini baru 21%,” tuturnya dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (16/6/2021).
Baca Juga: Awas! Varian Delta India Ngamuk, Ekonomi RI Bisa Nyungsep Lagi
Peneliti Makroekonomi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI, Teuku Riefky menuturkan, bahwa penyerapan anggaran PEN sampai saat ini terkesan masih relatif lamban. Hal tersebut disebabkan karena masih ada ketimpangan dalam program anggaran PEN.
“Jadi, memang ada beberapa pos penyerapan yang relatif lebih tinggi dibanding yang lainnya. Seperti misalnya prudent house itu sudah hampir mencapai 40%, tapi memang anggaran-anggaran lain seperti anggaran kesehatan, kesehatan itu baru sekitar 18% dan dukungan korporasi ini baru 21%,” tuturnya dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (16/6/2021).
Baca Juga: Awas! Varian Delta India Ngamuk, Ekonomi RI Bisa Nyungsep Lagi
Lihat Juga :