Sentimen Pasar Saham Global dan Lonjakan Covid Bikin IHSG Galau

Rabu, 16 Juni 2021 - 19:45 WIB
Selain itu, Reza menyebut bahwa pelaku pasar juga melihat penjualan ritel di China yang ternyata masih di bawah ekspektasi. Sebab, jika dicermati karena China negara pertama yang terkena pandemi Covid-19, maka pelaku pasar menilai seharusnya perbaikan ekonominya berlangsung cepat.

"Orang berpikir dengan recovery cepet akan memberikan dampak perubahan yang cepet dengan ekonominya, jadi ini baru asumsi pasar, karena yang namanya pemulihan tidak langsung naik cepet," ucapnya. "Jadi walaupun angka-angka di China sudah menunjukan kenaikan tapi kenaikan yang terjadi masih di bawah ekspektasi pelaku pasar," lanjutnya.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Negara Pengguna Vaksin Buatan China Naik Drastis

Sementara itu, untuk sentimen dalam negeri, dia menyebut bahwa pelaku pasar saat ini memberikan perhatian khusus terhadap lonjakan kasus Covid-19 yang dikhawatirkan akan kembali diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Nah pelaku pasar melihatnya kalau misalkan lonjakan terus terjadi, jangan-jangan nanti pemerintah akan kembali memberlakukan PSBB yang diperketat, nah itu yang membuat pelaku pasar cenderung menahan diri," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!