Untung Rp15 Triliun, Kemampuan Pertamina Pangkas Beban Disebut Luar Biasa

Kamis, 17 Juni 2021 - 22:58 WIB
Pada 2020, banyak perusahaan migas dunia memang mengalami kerugian. Sebut saja Shell yang merugi hingga USD 21,68 Miliar, BP yang rugi USD 20,31 Miliiar, Exxon Mobil yang mengalami kerugian hingga USD 22,44 Miliar, Total dengan kerugian mencapai USD 7,24 Miliar.

Chevron juga rugi sampai USD 5,5 Miliar, ENI dengan kerugian USD 9,53 Miliar, dan Petronas dengan kerugian mencapai USD 5,54 Miliar. Bahkan kerugian BP, merupakan yang terparah dalam 10 tahun terakhir.

Menurut Salamuddin, laba bersih Rp15 Triliun yang diperoleh Pertamina tak lepas dari kemampuan BUMN tersebut menurunkan beban perusahaan. Dalam hal ini, beban pokok penjualan dan beban lain turun dari 46,6 menjadi 34,5.

“Penurunan mencapai USD12,1 Miliar atau Rp175,5 triliun. Jadi, luar biasa kemampuan Pertamina menurunkan beban,” imbuh Salamuddin.

Baca Juga: Bukan Menghalalkan Kerugian, Tapi Pertamina Tidak Separah Perusahaan Migas Asing
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!