Waduh! Kemendag Temukan Penjualan Bahan Berbahaya di Marketplace

Selasa, 22 Juni 2021 - 13:42 WIB
Kemendag menemukan penjualan bahan berbahaya di sejumlah marketplace. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) terus memperketat pengawasan penjualan prekursor, bahan berbahaya (B2), dan botol bekas bahan kimia di berbagai marketplace atau lokapasar di Indonesia.

Pengetatan ini menyusul ditemukannya 444 tautan penjualan produk prekursor, B2, serta botol-botol bekas produk kimia pada sejumlah marketplace. Temuan ini merupakan hasil pengawasan yang dilakukan Ditjen PKTN sejak April 2021.



Baca Juga: Waspada, Penipuan Penjualan Mobil Klasik Berkeliaran di Marketplace

"Kemendag akan terus melakukan pengawasan terhadap produk dan jasa yang diperdagangkan di lokapasar. Menyusul temuan ini, Ditjen PKTN akan melakukan pemanggilan klarifikasi terhadap penjual (merchant) yang terbukti memperdagangkan produk-produk dimaksud dan melakukan pengamanan terhadap barang yang diduga tidak sesuai ketentuan pada lokasi kegiatan usaha," ungkap Dirjen PKTN Veri Anggrijono di Jakarta, Selasa (22/6/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!