Krakatau Steel Akan Terbitkan OWK Senilai Rp800 Miliar
Rabu, 23 Juni 2021 - 19:16 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) akan menerbitkan obligasi wajib konversi (OWK) seri B senilai Rp800 miliar. Adapun penerbitan OWK merupakan bagian dari penerbitan obligasi wajib konversi yang telah disetujui oleh pemegang saham Perseroan pada tanggal 24 November 2020 dengan jumlah pokok Rp3 triliun.
Perseroan sebelumnya telah menerbitkan OWK Seri A pada 30 Desember 2020 sebesar Rp 2,2 triliun. Nantinya, OWK Seri B ini akan dikonversi dengan saham baru melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 118/PMK.06/2020 tentang Investasi Pemerintah dalam Rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PMK 118/2020).
Baca Juga: Jurus Jitu Trading Forex Biar Untung Besar
Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (23/6/2021), sehubungan dengan rencana penerbitan OWK Seri B melalui mekanisme PMTHMETD, Perseroan akan terus berpartisipasi aktif dalam Program Investasi Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional sebagai dampak pandemi Covid-19 dengan menggerakkan kembali pasar industri baja selama pandemi Covid-19 untuk membantu industri hilir dan industri pengguna nasional.
Perseroan sebelumnya telah menerbitkan OWK Seri A pada 30 Desember 2020 sebesar Rp 2,2 triliun. Nantinya, OWK Seri B ini akan dikonversi dengan saham baru melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 118/PMK.06/2020 tentang Investasi Pemerintah dalam Rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PMK 118/2020).
Baca Juga: Jurus Jitu Trading Forex Biar Untung Besar
Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (23/6/2021), sehubungan dengan rencana penerbitan OWK Seri B melalui mekanisme PMTHMETD, Perseroan akan terus berpartisipasi aktif dalam Program Investasi Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional sebagai dampak pandemi Covid-19 dengan menggerakkan kembali pasar industri baja selama pandemi Covid-19 untuk membantu industri hilir dan industri pengguna nasional.
Lihat Juga :