Bantuan 500 Ton Oksigen untuk Medis Mengucur ke Pemerintah
Rabu, 07 Juli 2021 - 10:53 WIB
PT. IMIP memberikan bantuan berupa 21 unit isotank oksigen berkapasitas 20 ton, yang dapat digunakan sebagai pertolongan medis terhadap pasien Covid-19. Foto/Dok
JAKARTA - Lonjakan jumlah kasus Covid-19 yang terjadi satu bulan belakang telah berdampak pada meningkatnya kebutuhan terhadap oksigen dan tabung oksigen . Dalam satu bulan terakhir pula, permintaan masyarakat terhadap oksigen dan tabungnya mengalami peningkatan signifikan.
Merespon hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan koordinasi sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan oksigen untuk kebutuhan medis, terutama rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.
Baca Juga: Stok Menipis, Mendag Jamin Impor Tabung Oksigen Bebas Hambatan
Hasilnya, perusahaan smelter nikel PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang terletak di Morowali, Sulawesi Tengah, memberikan bantuan berupa 21 unit isotank oksigen berkapasitas 20 ton, yang dapat digunakan sebagai pertolongan medis terhadap pasien Covid-19.
Merespon hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan koordinasi sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan oksigen untuk kebutuhan medis, terutama rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.
Baca Juga: Stok Menipis, Mendag Jamin Impor Tabung Oksigen Bebas Hambatan
Hasilnya, perusahaan smelter nikel PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang terletak di Morowali, Sulawesi Tengah, memberikan bantuan berupa 21 unit isotank oksigen berkapasitas 20 ton, yang dapat digunakan sebagai pertolongan medis terhadap pasien Covid-19.
Lihat Juga :