Pandemi Paksa Sri Mulyani Tunda Pencairan Belanja Bukan Prioritas

Senin, 12 Juli 2021 - 14:17 WIB
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merealokasi anggaran di setiap kementerian dan lembaga dan menunda belanja yang bukan prioritas. Hal ini seiring melonjaknya kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini.

Baca Juga: Menkeu Pastikan Dukungan APBN untuk Masyarakat di Masa PPKM Darurat



"Dengan kenaikan Covid maka kami melakukan refocusing, belanja tidak prioritas bisa ditunda dan diarahkan ke belanja PPKM darurat," ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani melalui konferensi pers secara virtual, Senin (12/7/2021).

Menurut Sri Mulyani, sebanyak Rp1.929 triliun atau 92,8% anggaran belanja negara akan dipakai tahun ini. Belanja yang bakal dibelanjakan yaitu untuk pembayaran tunjangan kinerja (tukin), THR serta kebutuhan penanganan Covid-19. Dibandingkan tahun lalu, Sri Mulyani mengakui ada kenaikan, baik dari sisi minimal maupun persentase penyerapannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!