Sri Mulyani Ramal Defisit APBN Tidak Sampai Rp1.006,4 Triliun, Katanya Pertanda Bagus

Senin, 12 Juli 2021 - 17:05 WIB
Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diproyeksikan lebih kecil hingga akhir tahun 2021, meski masih pada rentang 5,7% dari PDB. Foto/Dok
JAKARTA - Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diproyeksikan lebih kecil hingga akhir tahun 2021, meski masih pada rentang 5,7% dari PDB. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memproyeksi defisit APBN 2021 akan lebih kecil hingga akhir tahun 2021, meski masih pada rentang 5,7% dari PDB.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Defisit APBN Meningkat Rp219 Triliun hingga Mei 2021



Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, defisit fiskal bisa ditekan menjadi Rp939,6 triliun dari Rp 1.006,4 triliun, atau lebih kecil sekitar Rp66,8 triliun.

"Proyeksi defisit APBN awal Rp 1.006,4 triliun. Kita perkirakan akhir tahun defisitnya di bawah itu, yaitu Rp66,8 triliun lebih kecil, yaitu Rp 939,6 triliun. Ini adalah sesuatu yang bagus," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (12/4/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!