Dorong Transformasi Digital UMKM Lewat Kolaborasi Galeri Indonesia x Blibli Mitra
Jum'at, 16 Juli 2021 - 22:54 WIB
“Dengan semakin banyaknya produk UMKM yang tersebar di pasar secara omnichannel akan semakin banyak pula masyarakat yang membeli produk tersebut, maka seller UMKM dan pengusaha toko kelontong pun akan bisa meningkatkan bisnisnya. Hal ini diharapkan dapat mendorong kelancaran aktivitas ritel di tingkat mikro yang bisa menopang pemulihan perekonomian nasional,” kata Kusumo.
Pada program Galeri Indonesia x Blibli Mitra ini, Blibli melalui kategori Galeri Indonesia mendukung masuknya para pelaku UMKM sebagai pemasok produk lokal yang terkurasi kepada para pemilik toko kelontong yang tergabung dalam Blibli Mitra. Dengan begitu, produk di toko kelontong akan lebih variatif sekaligus meningkatkan potensi penjualan di toko.
Kementerian Koperasi dan UKM RI menyambut baik kehadiran program yang dapat mendukung pelaku UMKM yang kini berjumlah 64,2 juta di Indonesia.
“UMKM telah memberikan kontribusi yang besar, mencapai 61,07% dari total PDB atau 8.573 triliun dan hanya 16% yang menggunakane-commerce untuk memasarkan produk. Oleh karena itu digitalisasi UMKM perlu terus didorong. Dengan begitu mereka bisa mendapatkan kesempatan naik kelas,” kata Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM RI.
Menteri Koperasi dan UKM RI juga menambahkan, dalam peningkatan UMKM dan penguatan rantai pasok, kolaborasi antar berbagai pihak menjadi sangat penting dan strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Program kolaborasi antar ekosistem suatu platform digital turut diapresiasi oleh SMESCO Indonesia, lembaga di bawah Kementerian Koperasi dan UKM RI yang bertugas membantu akses pemasaran bagi usaha kecil dan menengah.
Pada program Galeri Indonesia x Blibli Mitra ini, Blibli melalui kategori Galeri Indonesia mendukung masuknya para pelaku UMKM sebagai pemasok produk lokal yang terkurasi kepada para pemilik toko kelontong yang tergabung dalam Blibli Mitra. Dengan begitu, produk di toko kelontong akan lebih variatif sekaligus meningkatkan potensi penjualan di toko.
Kementerian Koperasi dan UKM RI menyambut baik kehadiran program yang dapat mendukung pelaku UMKM yang kini berjumlah 64,2 juta di Indonesia.
“UMKM telah memberikan kontribusi yang besar, mencapai 61,07% dari total PDB atau 8.573 triliun dan hanya 16% yang menggunakane-commerce untuk memasarkan produk. Oleh karena itu digitalisasi UMKM perlu terus didorong. Dengan begitu mereka bisa mendapatkan kesempatan naik kelas,” kata Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM RI.
Menteri Koperasi dan UKM RI juga menambahkan, dalam peningkatan UMKM dan penguatan rantai pasok, kolaborasi antar berbagai pihak menjadi sangat penting dan strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Program kolaborasi antar ekosistem suatu platform digital turut diapresiasi oleh SMESCO Indonesia, lembaga di bawah Kementerian Koperasi dan UKM RI yang bertugas membantu akses pemasaran bagi usaha kecil dan menengah.
Lihat Juga :