Laba Krakatau Steel Meroket 619,59% di Kuartal II/2021
Rabu, 21 Juli 2021 - 09:13 WIB
"Aktivitas operasi Grup telah dipengaruhi oleh pertumbuhan pasar baja domestik dan ketatnya persaingan pasar baja. Di tengah proses transformasi yang telah menunjukkan hasil positif di kuartal I/2020," ungkap manajemen KRAS dalam penjelasan tersebut.
Ditambahkan pula bahwa pandemi Covid-19 telah memberikan pengaruh negatif terhadap industri secara keseluruhan, termasuk bisnis grup. Hal tersebut menuntut Grup Krakatau Steel untuk melakukan inisiatif-inisiatif tambahan agar dapat menjaga kontinuitas pasokan produk baja untuk memenuhi kebutuhan nasional serta dapat meningkatkan kinerjanya.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa Grup Krakatau Steel di periode yang sama memiliki akumulasi kerugian neto sebesar USD2.160.759, selain itu, memiliki pinjaman yang akan jatuh tempo di tahun 2021 sebesar USD301.964 termasuk pinjaman Tranche B sebesar USD127.255.
Pembayaran pinjaman Tranche B ini sebelumnya telah dijadwal ulang dari sebelumnya jatuh tempo September 2020 menjadi September 2021 sesuai kesepakatan dengan pemberi pinjaman tanggal 26 Oktober 2020.
Untuk menutupi kebutuhan pelunasan pinjaman tersebut, manajemen berencana untuk melakukan divestasi saham Perusahaan di beberapa anak perusahaan untuk ditawarkan bersama-sama sebagai satu perusahaan sub-holding kawasan industri kepada investor strategis.
Baca Juga: Inilah Jet Tempur Siluman Su-75 Checkmate Rusia Pesaing F-35 AS
Ditambahkan pula bahwa pandemi Covid-19 telah memberikan pengaruh negatif terhadap industri secara keseluruhan, termasuk bisnis grup. Hal tersebut menuntut Grup Krakatau Steel untuk melakukan inisiatif-inisiatif tambahan agar dapat menjaga kontinuitas pasokan produk baja untuk memenuhi kebutuhan nasional serta dapat meningkatkan kinerjanya.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa Grup Krakatau Steel di periode yang sama memiliki akumulasi kerugian neto sebesar USD2.160.759, selain itu, memiliki pinjaman yang akan jatuh tempo di tahun 2021 sebesar USD301.964 termasuk pinjaman Tranche B sebesar USD127.255.
Pembayaran pinjaman Tranche B ini sebelumnya telah dijadwal ulang dari sebelumnya jatuh tempo September 2020 menjadi September 2021 sesuai kesepakatan dengan pemberi pinjaman tanggal 26 Oktober 2020.
Untuk menutupi kebutuhan pelunasan pinjaman tersebut, manajemen berencana untuk melakukan divestasi saham Perusahaan di beberapa anak perusahaan untuk ditawarkan bersama-sama sebagai satu perusahaan sub-holding kawasan industri kepada investor strategis.
Baca Juga: Inilah Jet Tempur Siluman Su-75 Checkmate Rusia Pesaing F-35 AS
Lihat Juga :