UOB Siapkan Relaksasi Kredit Bagi Nasabah Terdampak Covid-19
Kamis, 28 Mei 2020 - 04:55 WIB
PT Bank UOB Indonesia siap membantu nasabah yang terkena dampak pandemi corona (Covid-19) dengan program relaksasi kredit. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Bank UOB Indonesia siap membantu nasabah yang terkena dampak pandemi corona (Covid-19) dengan program relaksasi kredit. Ini ditujukan untuk memberikan keringanan likuiditas dan membantu nasabah mengatasi kesulitan keuangan mereka.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari kampanye global UOB Group #UnitedForYou sebuah Relief Programme yang menyatukan kekuatan jaringan UOB untuk membantu meringankan beban keuangan atau kesulitan yang dihadapi masyarakat selama pandemi.
Langkah-langkah bantuan kredit UOB Indonesia merupakan upaya kolektif dari regulator dan industri perbankan. Hal ini demi mengatasi tantangan yang timbul dari pandemi dan mencegah dampak yang lebih luas terhadap perekonomian domestik.
Presiden Direktur UOB Indonesia Kevin Lam, mengatakan UOB Indonesia berkomitmen untuk mendukung nasabah menghadapi berbagai kondisi pasar. Pandemi ini telah menyebabkan penurunan pendapatan masyarakat maupun ekonomi global, termasuk rantai pasokan perdagangan dan bisnis. Untuk itu, pihaknya akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu nasabah individu dan nasabah bisnis yang terdampak.
"Sejalan dengan inisiatif pemerintah, langkah-langkah bantuan kredit ini akan memungkinkan nasabah kami memiliki fleksibilitas pembayaran pinjaman yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan likuiditas mereka," ujar Kevin di Jakarta, Rabu (27/5/2020).
Menurut dia, keringanan kredit bagi nasabah individu diharapkan dapat membantu nasabah individu yang mengalami penurunan pendapatan terkait pandemi ini. UOB Indonesia membantu meringankan manajemen arus kas mereka melalui sejumlah langkah, diantaranya penangguhan pokok pinjaman dan/atau pembayaran bunga atas fasilitas produk kepemilikan rumah (KPR).
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari kampanye global UOB Group #UnitedForYou sebuah Relief Programme yang menyatukan kekuatan jaringan UOB untuk membantu meringankan beban keuangan atau kesulitan yang dihadapi masyarakat selama pandemi.
Langkah-langkah bantuan kredit UOB Indonesia merupakan upaya kolektif dari regulator dan industri perbankan. Hal ini demi mengatasi tantangan yang timbul dari pandemi dan mencegah dampak yang lebih luas terhadap perekonomian domestik.
Presiden Direktur UOB Indonesia Kevin Lam, mengatakan UOB Indonesia berkomitmen untuk mendukung nasabah menghadapi berbagai kondisi pasar. Pandemi ini telah menyebabkan penurunan pendapatan masyarakat maupun ekonomi global, termasuk rantai pasokan perdagangan dan bisnis. Untuk itu, pihaknya akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu nasabah individu dan nasabah bisnis yang terdampak.
"Sejalan dengan inisiatif pemerintah, langkah-langkah bantuan kredit ini akan memungkinkan nasabah kami memiliki fleksibilitas pembayaran pinjaman yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan likuiditas mereka," ujar Kevin di Jakarta, Rabu (27/5/2020).
Menurut dia, keringanan kredit bagi nasabah individu diharapkan dapat membantu nasabah individu yang mengalami penurunan pendapatan terkait pandemi ini. UOB Indonesia membantu meringankan manajemen arus kas mereka melalui sejumlah langkah, diantaranya penangguhan pokok pinjaman dan/atau pembayaran bunga atas fasilitas produk kepemilikan rumah (KPR).
Lihat Juga :