Akhir Pandemi Belum Pasti, Jadilah Penimbun Dana Darurat

Rabu, 04 Agustus 2021 - 11:16 WIB
Ilustrasi/saga.co.uk
JAKARTA - Pada situasi pandemi seperti saat ini, mau tidak mau, masyarakat harus bisa mengelola keuangan dengan bijak. Jika tidak, alamat repot nantinya, sebab ketidakpastian berakhirnya pandemi sewaktu-waktu bisa menyedot keuangan.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE), Mike Rini, menuturkan, dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan di rumah, seharusnya bagi Anda yang mempunyai pendapatan rutin akan ada surplus yang didapat. Namun, dana surplus yang ada sebaiknya tidak digunakan untuk kegiatan yang bersifat konsumtif.



“Ada beberapa kegiatan yang tadinya aktivitas di luar menjadi tidak terlaksana. Berarti kan sebenarnya, bagi Anda yang gajian itu, ada surplus. Kalau surplus ini malah disalurkan untuk kegiatan happy-happy karena Anda merasa bosan di rumah, alangkah baiknya (dihindari). Surplus tadi (seharusnya) tidak membuat Anda merasa berhak untuk jajan lebih banyak,” tuturnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, di Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Baca juga:Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang, Demokrat Sebut Pemerintah Tak Sensitif

Mike menjelaskan, sikap menahan diri harus dilakukan karena di tengah pandemi, risiko ketidakpastian masih sangat tinggi. Jadi jumlah dana darurat yang tersedia memang harus ditambah.

“Selama pandemi ini risiko ketidakpastian, risiko kesehatan, itu tinggi, sehingga betul sekali dana darurat harus ditambah. Berbagai surplus, karena kegiatan outdoor atau aktivitas di luar tidak terlaksana, yang menyebabkan kita mengalami surplus pendapatan, harus disalurkan ke dana darurat,” jelas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!