Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Dirilis Pekan Depan, Rupiah Perkasa Atas Dolar
Rabu, 04 Agustus 2021 - 19:15 WIB
Dengan demikian, dari konsumsi masyarakat yang menggeliat dan investasi kembali berjalan bisa terlihat dari dua bulan (Mei-Juni) di kuartal kedua. Kendati demikian, lanjut Ibrahim, seiring peningkatan kasus aktif pada Juni 2021 yang menahan kembali aktivitas masyarakat, yang tercermin dari penurunan kenaikan aktivitas dari 6,7 persen pada Mei 2021 menjadi 5,2 persen, dapat sedikit berpengaruh terhadap prediksi semula.
Baca juga: Investasi Bodong Marak, Sri Mulyani: Iming-iming Janji Kemudian Uang Hilang
Selain itu, efektivitas pelaksanaan PPKM level 4 pada awal paruh kedua tahun ini disertai peningkatan distribusi dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, akan dapat mengakselerasi pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat ke depan. “Pertumbuhan saat ini masih ditopang oleh sektor konsumsi yang sangat tergantung dari mobilitas masyarakat,” jelas dia.
Untuk perdagangan besok, Ibrahim menyebut, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.300-Rp14.340 per dolar AS.
Baca juga: Investasi Bodong Marak, Sri Mulyani: Iming-iming Janji Kemudian Uang Hilang
Selain itu, efektivitas pelaksanaan PPKM level 4 pada awal paruh kedua tahun ini disertai peningkatan distribusi dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, akan dapat mengakselerasi pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat ke depan. “Pertumbuhan saat ini masih ditopang oleh sektor konsumsi yang sangat tergantung dari mobilitas masyarakat,” jelas dia.
Untuk perdagangan besok, Ibrahim menyebut, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.300-Rp14.340 per dolar AS.
(ind)
Lihat Juga :