Pilih Emas Apa Bitcoin? Begini Sikap Miliuner Ray Dalio

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 14:00 WIB
Sebagai informasi, Ray Dalio mengundurkan diri sebagai co-CEO Bridgewater Associates pada 2017, setelah membangun perusahaannya menjadi hedge fund terbesar di dunia. Saat ini, dia menjabat sebagai ketua dan co-chief investment officer Bridgewater dan muncul kembali ke dunia wirausaha tahun lalu dengan meluncurkan Principles, yakni sebuah startup perangkat lunak manajemen sumber daya dan Ray Dalio telah lama menjadi banteng emas.

Pada 2019, dia menulis di LinkedIn bahwa menambahkan emas dapat membantu menyeimbangkan portofolio seseorang, karena itu mengurangi risiko dan meningkatkan pengembalian. Tahun lalu, Bridgewater menuangkan lebih dari 400 juta dolar Amerika Serikat (AS) ke dalam emas selama kuartal kedua.

Secara global, bank sentral saat ini menyimpan lebih dari 35.000 metrik ton emas, sekitar seperlima dari semua emas yang pernah ditambang. Biasanya bank sentral memegang emas untuk mendiversifikasi cadangan mereka.

Sebagai komoditas fisik yang terbatas, emas adalah lindung nilai alami terhadap inflasi. Bitcoin juga dapat membantu lindung nilai terhadap inflasi. Namun, jika dipaksa untuk memilih antara emas dan bitcoin, Ray Dalio mengatakan dia akan memilih emas karena sejarah panjangnya sebagai gudang kekayaan.

Artinya, emas bisa diubah menjadi uang dengan harga yang relatif sama dengan harga pembeliannya. Dengan kata lain, volatilitas bitcoin menjadi perhatian Ray Dalio dan bukan satu-satunya. Dalam pikiran Ray Dalio, ada peluang yang masuk akal bahwa bitcoin pada akhirnya dapat dilarang oleh pemerintah federal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!