Kolaborasi Hadirkan Fitur Penjualan Produk Digital bagi UMKM Indonesia
Rabu, 11 Agustus 2021 - 08:32 WIB
"Artinya, pengguna kami, yakni para pedagang UMKM, berpeluang mendapatkan peningkatan pendapatan di tengah situasi sulit pandemi Covid-19. Proses transaksi yang sepenuhnya online membuat penjualan produk digital tidak terpengaruh pembatasan rute logistik," lanjutnya.
UMKM Indonesia seperti diketahui telah memberikan berbagai kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia mencatat Indonesia memiliki 64 juta UMKM yang dapat menyerap 120 juta tenaga kerja.
UMKM juga berkontribusi sebesar Rp8.573 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional di tahun 2019. Meski demikian, pandemi COVID-19 memberikan berbagai tantangan terhadap pertumbuhan bisnis UMKM.
Riset yang dilaksanakan oleh LPEM FEB UI bersama dengan UNDP terhadap 1.100 UMKM di 15 provinsi menemukan bahwa lebih dari 45% UMKM mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan baku produksi. Mayoritas UMKM juga mengalami penurunan permintaan serta kesulitan dalam proses distribusi produk.
Baca Juga: Kadin: Bantuan bagi UMKM dan Usaha Besar Harus Paralel
UMKM Indonesia seperti diketahui telah memberikan berbagai kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia mencatat Indonesia memiliki 64 juta UMKM yang dapat menyerap 120 juta tenaga kerja.
UMKM juga berkontribusi sebesar Rp8.573 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional di tahun 2019. Meski demikian, pandemi COVID-19 memberikan berbagai tantangan terhadap pertumbuhan bisnis UMKM.
Riset yang dilaksanakan oleh LPEM FEB UI bersama dengan UNDP terhadap 1.100 UMKM di 15 provinsi menemukan bahwa lebih dari 45% UMKM mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan baku produksi. Mayoritas UMKM juga mengalami penurunan permintaan serta kesulitan dalam proses distribusi produk.
Baca Juga: Kadin: Bantuan bagi UMKM dan Usaha Besar Harus Paralel
Lihat Juga :