Bantu Pemerintah, Pengembang Gedung Tertinggi di Indonesia Gelar Vaksinasi Covid-19
Senin, 16 Agustus 2021 - 17:07 WIB
“Inilah merupakan wujud dukungan kami untuk membantu menuntaskan Program Vaksinasi Covid-19 oleh Pemerintah,” imbuhnya.
Turut hadir dalam acara vaksinasi tersebut, Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma, mejelaskan sesuai dengan target dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, wilayah Jakarta Pusat mendapatkan tugas melakukan vaksinasi sebanyak 905.000 dosis vaksin. Berdasarkan data pada akun primary care (layanan vaksin), pihaknya sudah menjalankan program vaksikasi mencapai 196% atau terhadap hampir 2 juta penduduk kelompok sasaran.
Namun jika berdasarkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), jumlah vaksinasi terhadap warga Jakarta Pusat baru mencapai 59%.
“Ini artinya masih jauh dari harapan, meski sesungguhnya pendekatan yang kita lakukan untuk herd immunity tidak hanya bersandarkan pada NIK tetapi pada data fakta di lapangan. Sebab, herd immunity akan lebih mudah diidentifikasi berdasarkan komunitas yang ada,” papar Dhany Sukma.
Setelah diidentifikasi, lanjutnya, diketahui bahwa selama ini masyarakat yang melakukan vaksinasi bukan hanya warga ber-KTP Jakarta Pusat melainkan berasal dari wilayah lain namun beraktivitas keseharian di Jakarta Pusat. Kelompok-kelompok inilah yang turut disasar guna memastikan semua masyarakat yang beraktivitas di Jakarta benar-benar terlindung dari corona.
Untuk itu, pihaknya melakukan pendekatan melalui pembentukan sentra-sentra vaksin besar bekerja sama dengan para memilik perusahaan. Sehingga, angka vaksinasi baik terhadap para pekerja maupun masyarakat sekitar bisa semakin besar.
“Pemerintah Kota Jakarta Pusat sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi oleh Thamrin Nine Group dan Kelurahan Kebon Melati. Kita akan terus ciptakan pelayanan bergerak dari satu titik ke titik lain untuk menjangkau warga di pelosok wilayah melalui kolaborasi apik bersama pelaku usaha. Dengan kegiatan seperti ini, saya berharap pencapaian vaksinasi di wilayah Jakarta Pusat akan semakin cepat,” cetusnya.
Turut hadir dalam acara vaksinasi tersebut, Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma, mejelaskan sesuai dengan target dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, wilayah Jakarta Pusat mendapatkan tugas melakukan vaksinasi sebanyak 905.000 dosis vaksin. Berdasarkan data pada akun primary care (layanan vaksin), pihaknya sudah menjalankan program vaksikasi mencapai 196% atau terhadap hampir 2 juta penduduk kelompok sasaran.
Namun jika berdasarkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), jumlah vaksinasi terhadap warga Jakarta Pusat baru mencapai 59%.
“Ini artinya masih jauh dari harapan, meski sesungguhnya pendekatan yang kita lakukan untuk herd immunity tidak hanya bersandarkan pada NIK tetapi pada data fakta di lapangan. Sebab, herd immunity akan lebih mudah diidentifikasi berdasarkan komunitas yang ada,” papar Dhany Sukma.
Setelah diidentifikasi, lanjutnya, diketahui bahwa selama ini masyarakat yang melakukan vaksinasi bukan hanya warga ber-KTP Jakarta Pusat melainkan berasal dari wilayah lain namun beraktivitas keseharian di Jakarta Pusat. Kelompok-kelompok inilah yang turut disasar guna memastikan semua masyarakat yang beraktivitas di Jakarta benar-benar terlindung dari corona.
Untuk itu, pihaknya melakukan pendekatan melalui pembentukan sentra-sentra vaksin besar bekerja sama dengan para memilik perusahaan. Sehingga, angka vaksinasi baik terhadap para pekerja maupun masyarakat sekitar bisa semakin besar.
“Pemerintah Kota Jakarta Pusat sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi oleh Thamrin Nine Group dan Kelurahan Kebon Melati. Kita akan terus ciptakan pelayanan bergerak dari satu titik ke titik lain untuk menjangkau warga di pelosok wilayah melalui kolaborasi apik bersama pelaku usaha. Dengan kegiatan seperti ini, saya berharap pencapaian vaksinasi di wilayah Jakarta Pusat akan semakin cepat,” cetusnya.
Lihat Juga :