Ditopang Komoditas, Neraca Dagang Juli Diramal Surplus USD2,3 Miliar
Rabu, 18 Agustus 2021 - 08:20 WIB
Di sisi lain, impor Indonesia diperkirakan turun seiring dengan penurunan aktivitas manufaktur Indonesia, tercermin dari turunnya PMI Manufacturing Indonesia yang turun ke level 40,1 dari sebelumnya 53,5. Penurunan aktivitas manufaktur diakibatkan oleh diberlakukannya PPKM darurat sejak bulan Juli.
Baca Juga: Dilarang Bentangkan Bendera Merah Putih di Jembatan PIK, LMP: Ini Masih Teritorial NKRI
Secara tahunan, lanjut dia, pertumbuhan impor diproyeksikan masih tinggi karena adanya low-base effect di tahun 2020. Pertumbuhan impor diprediksi tercatat 55,73% yoy.
Baca Juga: Dilarang Bentangkan Bendera Merah Putih di Jembatan PIK, LMP: Ini Masih Teritorial NKRI
Secara tahunan, lanjut dia, pertumbuhan impor diproyeksikan masih tinggi karena adanya low-base effect di tahun 2020. Pertumbuhan impor diprediksi tercatat 55,73% yoy.
(fai)
Lihat Juga :