Neraca Perdagangan Kembali Surplus Tunjukkan Penguatan Fundamental Ekonomi

Kamis, 19 Agustus 2021 - 12:44 WIB
Menko Airlangga meyakini kembali surplusnya neraca perdagangan menunjukkan penguatan fundamental pemulihan ekonomi nasional. Foto/Ist
JAKARTA - Ekspor dan impor Indonesia pada Juli 2021 tercatat tumbuh tinggi secara year on year (yoy), ekspor tumbuh double digit sebesar 29,32% yoy. Begitu juga dengan impor yang tumbuh sebesar 44,44% yoy. Peningkatan terbesar ekspor Indonesia pada Juli 2021 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) yang meningkat sebesar USD614,0 juta.

Peningkatan ini terutama berasal dari India yang aktivitas ekonominya mulai kembali pulih pasca melandainya penyebaran varian delta. India sekaligus menjadi negara tujuan ekspor yang mengalami peningkatan tertinggi dengan nilai sebesar USD272,7 juta, diikuti Pakistan dengan nilai sebesar USD91,6 juta, dan Taiwan sebesar USD88,6 juta.



Baca Juga: BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus USD2,59 Miliar di Juli 2021

Peningkatan terbesar impor pada Juli 2021 terjadi pada produk farmasi (HS 30) senilai USD185,9 juta yang didominasi oleh impor vaksin yang mencapai USD150 juta. Negara asal impor nonmigas yang peningkatannya paling besar yaitu India (USD111,8 juta), Argentina (USD20,0 juta), dan Spanyol (USD15,4 juta).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!