Kembangkan Kawasan Residensial, Modernland Cari Mitra Strategis
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 08:30 WIB
Atas dasar itulah, di tahun 2021, perseroan akan melaksanakan promosi penjualan unit residensial untuk memanfaatkan momentum relaksasi pajak pertambahan nilai (PPN). Perseroan pun berencana menjual aset yang bersifat non-operasional untuk membantu peningkatan modal kerja.
“Peluncuran produk residensial baru dengan harga penjualan yang lebih terjangkau pun akan dilaksanakan sembari mencari mitra strategis untuk pengembangan kawasan residensial milik Perseroan lainnya. Perseroan juga akan terus mengembangkan kawasan industri ModernCikande Industrial Estate demi menarik minat para pelaku usaha,” kata David dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (21/8/2021).
Emiten berkode MDLN ini telah menggelar acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020. Pada RUPST yang diselenggarakan di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, ini dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan keamanan Covid-19. Pemegang Saham memberikan persetujuan atas seluruh laporan dan rencana Perseroan yang tertuang dalam agenda RUPST. Hadir dalam RUPST jajaran Komisaris serta Direksi PT Modernland Realty Tbk.
RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasi dan Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Pertanggungjawaban Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk William Honoris mengatakan, atas dukungan dan kepercayaan seluruh pemegang saham, manajemen telah mengambil langkah-langkah strategis mendayagunakan aset bernilai tinggi untuk mendorong pendapatan dan mengukuhkan struktur keuangan demi mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Lebih lanjut William Honoris mengatakan, dampak dari pandemi Covid-19 membuat bisnis properti domestik cenderung lesu dan stagnan. Perlambatan terjadi pada aspek indeks harga properti, pasokan properti, permintaan properti, serta kredit kontruksi dan perkembangan suku bunga bank umum. Sepanjang 2020, industri real estat masih mencatatkan angka pertumbuhan positif, namun industri ini terus mengalami kontraksi di setiap triwulannya.
“Peluncuran produk residensial baru dengan harga penjualan yang lebih terjangkau pun akan dilaksanakan sembari mencari mitra strategis untuk pengembangan kawasan residensial milik Perseroan lainnya. Perseroan juga akan terus mengembangkan kawasan industri ModernCikande Industrial Estate demi menarik minat para pelaku usaha,” kata David dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (21/8/2021).
Emiten berkode MDLN ini telah menggelar acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020. Pada RUPST yang diselenggarakan di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, ini dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan keamanan Covid-19. Pemegang Saham memberikan persetujuan atas seluruh laporan dan rencana Perseroan yang tertuang dalam agenda RUPST. Hadir dalam RUPST jajaran Komisaris serta Direksi PT Modernland Realty Tbk.
RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasi dan Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Pertanggungjawaban Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk William Honoris mengatakan, atas dukungan dan kepercayaan seluruh pemegang saham, manajemen telah mengambil langkah-langkah strategis mendayagunakan aset bernilai tinggi untuk mendorong pendapatan dan mengukuhkan struktur keuangan demi mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.
Lebih lanjut William Honoris mengatakan, dampak dari pandemi Covid-19 membuat bisnis properti domestik cenderung lesu dan stagnan. Perlambatan terjadi pada aspek indeks harga properti, pasokan properti, permintaan properti, serta kredit kontruksi dan perkembangan suku bunga bank umum. Sepanjang 2020, industri real estat masih mencatatkan angka pertumbuhan positif, namun industri ini terus mengalami kontraksi di setiap triwulannya.
Lihat Juga :