Survei Membuktikan! Sepertiga Orang Tua di AS Rela Utang Buat Biaya Sekolah

Minggu, 22 Agustus 2021 - 18:00 WIB
"Tidak diragukan lagi bahwa inflasi adalah masalah, tetapi saya pikir mungkin masalah terbesarnya adalah banyak ketidakpastian yang kita lihat di sejumlah distrik sekolah di seluruh negeri. Orang tua harus siap tidak hanya untuk menyekolahkan anaknya saja, tetapi juga harus siap jika ada lonjakan besar kasus Covid-19 dan membuat diliburkan," kata dia. Artinya, pengeluaran untuk barang-barang kebutuhan sekolah bertambah dengan aneka keperluan kesehatan.

"Berarti Anda tidak hanya membeli tas, kotak makan, dan buku catatan saja, tetapi bersama dengan hal-hal seperti pembersih tangan, masker yang sudah menjadi kenyataan hidup ke mana pun Anda pergi sekarang. Semuanya bertambah dan ini adalah harga yang mahal," tuturnya.

Baca Juga: Kenang Kuliah di UI, Sri Mulyani: Hidup Pas-pasan, Lugu hingga Naik Bemo

Schulz juga mencatat bahwa pembukaan kembali toko-toko ritel di sejumlah wilayah mengubah kebiasaan belanja banyak orang tua. Pihaknya mencatat, seperempat orang tua mengatakan akan memilih belanja keperluan sekolah anaknya secara daring. Belanja langsung dinilai dapat menghemat pengeluaran.

"Ada banyak hal yang bisa Anda temukan saat berbelanja di toko langsung, seperti ketika Anda memerlukan pensil dan kertas mungkin Anda bisa temukan sedikit lebih murah di tokonya langsung daripada di pengecer daring," ungkapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!