BI: Potensi Resesi Ekonomi Global Tetap Besar

Jum'at, 29 Mei 2020 - 22:06 WIB
Dia melanjutkan, pandemi Covid-19 memengaruhi pertumbuhan ekonomi domestik. Ekonomi Indonesia kuartal I 2020 tumbuh 2,97% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 4,97% (yoy).

Penurunan ini terutama berasal dari melambatnya ekspor jasa, khususnya pariwisata, konsumsi nonmakanan, dan investasi dengan sektor yang paling terdampak terjadi di sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR), sektor industri pengolahan, sektor konstruksi dan subsektor transportasi.

Baca: Erick: Stimulus Pemerintah Bisa Menahan Laju Pelemahan Ekonomi

"Ketahanan sektor eksternal ekonomi Indonesia tetap baik. Hal itu tercermin dari defisit transaksi berjalan kuartal I 2020 yang menurun menjadi 1,4% PDB dari 2,8% PDB pada kuartal IV 2019 dan cadangan devisa yang tetap besar," katanya.

Sambung dia, nilai tukar rupiah, kembali menguat April 2020 seiring meredanya ketidakpastian pasar keuangan global dan terjaganya kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia. Inflasi tetap rendah dan mendukung stabilitas perekonomian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!