Alokasi Belanja Negara Capai Rp2.708,7 Triliun, Sri Mulyani: Bukan untuk Kemewahan

Selasa, 24 Agustus 2021 - 15:55 WIB
“Belanja bidang kesehatan untuk kelanjutan penanganan pandemi Covid-19. Bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM sebagai modal utama pembangunan nasional. Bidang perlindungan sosial untuk mempercepat penurunan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan pembangunan SDM jangka panjang,” ujar dia.

Baca Juga: Belanja Negara Jor-joran Capai Rp282,7 T, Sri Mulyani: Tidak Mengancam APBN

Lalu, belanja infrastuktur untuk penyelesaian proyek infrastruktur yang tertunda akibat pandemi dan output strategis yang mendukung pemulihan ekonomi. Sementara, belanja pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pemerataan akses dan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya untuk mendukung program pendidikan.

Adapun belanja ketahanan pangan akan dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan produksi komoditas pangan dan revitalisasi sistem ketahanan pangan. “Dengan begitu dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani serta nelayan,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!