Utang Terus Meningkat, Ekonom: Pemerintah Harus Hati-hati

Selasa, 31 Agustus 2021 - 12:25 WIB
"Juga tenornya misalnya apakah kemudian dalam jangka pendek menengah atau panjang karena ini akan berkaitan dengan tidak hanya masalah peningkatan nominal utang saja tetapi juga misalnya berbicara keberlanjutan fiskal kita dalam jangka menengah sampai panjang nanti," sambungnya.

Baca Juga: Biden Lihatin Arlojinya saat Terima 13 Jasad Tentara AS, Picu Kemarahan Baru

Menurut Yusuf, saat ini untungnya utang Indonesia masih didominasi oleh rupiah dalam bentuk penerbitan surat utang oleh pemerintah. Hal ini dinilai cukup bagus mengingat surat utang lebih fleksibel dibandingkan bentuk pinjaman lembaga internasional.

"Karena kalau dalam bentuk surat utang kita masih lebih leluasa dalam menentukan kemana kemudian utang yang kita himpunan, untuk biaya apa ini kita akan salurkan," tambahnya.

Dia pun menilai rasio utang Indonesia saat ini masih tergolong normal dari perhitungan di bawah 60% PDB negara. "Hal inilah yang perlu diatur dalam undang-undang keuangan negara," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!