Nasib Kereta Cepat Jakarta Bandung: Biayanya Terus Bengkak, Kelarnya Lelet
Rabu, 01 September 2021 - 16:38 WIB
Saat ini konsersium terus melakukan review dan negosiasi dengan konsorsium kontraktor. Tujuannya efisiensi, restrukturing fisik proyek, restrukturing dengan kreditur dari China Develompment Bank (CBD).
Baca juga: Bentrokan di Unkris Bekasi, 15 Anggota Ormas Ditangkap
Pendanaan KCJB sendiri bersumber dari pinjaman CBD sebesar USD4,55 miliar atau setara Rp64,9 triliun. Jumlah itu sekitar 75% dari total nilai investasi KCJB sebesar USD6,07 miliar. Sementara sisanya 25% berasal dari ekuiti KCIC.
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung memang benar-benar menyita semuanya. Selain investasinya yang terus membengkak, waktu penyelesaiannya pun molor. Awalnya, proyek ini ditargetkan selesai pada 2019, namun bergeser hingga akhir 2022.
Baca juga: Bentrokan di Unkris Bekasi, 15 Anggota Ormas Ditangkap
Pendanaan KCJB sendiri bersumber dari pinjaman CBD sebesar USD4,55 miliar atau setara Rp64,9 triliun. Jumlah itu sekitar 75% dari total nilai investasi KCJB sebesar USD6,07 miliar. Sementara sisanya 25% berasal dari ekuiti KCIC.
Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung memang benar-benar menyita semuanya. Selain investasinya yang terus membengkak, waktu penyelesaiannya pun molor. Awalnya, proyek ini ditargetkan selesai pada 2019, namun bergeser hingga akhir 2022.
(uka)
Lihat Juga :