Pertajam Penyaluran KUR, BNI Andalkan Klusterisasi

Kamis, 09 September 2021 - 17:54 WIB
Bentuk inisiasi kerja sama tersebut terimplementasikan melalui pembentukan kluster-kluster unggulan di sektor pertanian. Hal ini sejalan dengan arahan dari Kementerian BUMN bahwa fokus delapan kluster unggulan (kluster padi, kluster jagung, kluster sawit, kluster tebu, kluster jeruk, kluster tanaman hias, kluster kopi, dan kluster porang).

Klusterisasi ini sangat berdampak kepada perekonomian Indonesia, dimana BNI dapat berperan aktif dalan mempermudah akses pembiayaan dan layan keuangan kepada petani. Sehingga petani diharapkan tidak perlu ragu dalam mengawal musim tanam Oktober-Maret.

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menyampaikan, BNI sebagai agent of development melakukan pendampingan dan pemberdayaan klaster pertanian. Bekerja sama dengan berbagai pihak, BNI mengintegrasikan satu ekosistem mulai dari sisi suplai yang menjamin ketersediaan kebutuhan usaha mulai dari bibit, pupuk dan alat-alat pertanian hingga menjamin ketersediaan pasar sehingga tercipta suatu transaksi keuangan berbentuk close loop system.

"Pemberdayaan kepada UMKM dengan produk yang berorientasi ekspor akan semakin diperluas. Penyaluran KUR BNI telah on the track baik volume penyaluran maupun sasaran penyaluran yaitu kepada UMKM maupun kelompok usaha kecil lainnya," ujarnya, Kamis (9/9/2021).

Penyaluran KUR kepada kelompok usaha ini diharapkan membantu UMKM untuk mampu bertahan dalam menghadapi dampak wabah pandemi Covid-19. Pada kesempatan tersebut juga BNI turut memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa ambulans kepada masyarakat sekitar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!