Pengusaha Ritel Global Ramai-ramai Cabut dari Vietnam, Ada Apa?

Sabtu, 18 September 2021 - 14:00 WIB
“Banyak merek yang secara proaktif mengurangi pesanan untuk mengantisipasi kendala kapasitas dan penumpukan setelah pabrik kembali beroperasi dan beroperasi pasca-lockdown. Banyak merek besar telah pindah atau mencoba memindahkan beberapa produksi ke negara lain,” kata Lyon.

Baca Juga: Taliban Hilangkan Kementerian Perempuan, Diganti Kementerian Kebajikan

Produk-produk yang dilacak oleh BTIG biasanya memakan waktu sekitar tiga bulan untuk diproduksi di beberapa bagian Asia, dan sekarang memakan waktu 12 minggu lebih lama karena penumpukan. BTIG menambahkan, pabrik-pabrik di Vietnam juga kemungkinan bakal kesulitan membuat pekerja kembali setelah pihak berwenang mencabut pembatasan terkait Covid-19
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!