Ini Tips dari Komedian Narji agar Petani Milenial Berjaya di Bisnis Pertanian
Selasa, 21 September 2021 - 19:26 WIB
Terkait perancangan konten media sosial (medsos), dalam hal ini vlog di YouTube, Narji memaparkan bahwa konsep dasar dari pembuatan konten vlog-nya yaitu bagaimana cara dan proses petani dari nol sampai menjadi besar. Selain pada sosial media YouTube, Narji juga memanfaatkan sosial media Instagram miliknya untuk berbagi informasi terkait bertani.
“Jadi petani itu tidak perlu memulai dari yang besar, karena dari hal yang kecil pun bisa kita manfaatkan. Konten sekecil apapun juga, jangan pernah malu dan ragu. Terus konsisten dan sebarkan ke grup-grup yang ada,” kata Narji.
(Baca juga:Petani Milenial Indramayu Kembangkan Sistem Pertanian Berbasis Android)
Konsisten dan fokus merupakan kunci sukses yang dipegang oleh Narji dalam membangun sebuah konten bertani pada media sosial. Selain itu, belajar dari melihat konten orang lain serta percaya diri juga sangat membantu dalam proses membuat konten sosial media terutama dalam membuat vlog. “Kalau kamu mau maju jadi petani, jangan lupa harus melek teknologi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan) Retno Sri Hartati Mulyandari mengatakan keberadaan media sosial saat ini sangat penting bukan hanya di kalangan instansi pemerintah, tapi juga sangat berarti bagi petani.
“Jadi petani itu tidak perlu memulai dari yang besar, karena dari hal yang kecil pun bisa kita manfaatkan. Konten sekecil apapun juga, jangan pernah malu dan ragu. Terus konsisten dan sebarkan ke grup-grup yang ada,” kata Narji.
(Baca juga:Petani Milenial Indramayu Kembangkan Sistem Pertanian Berbasis Android)
Konsisten dan fokus merupakan kunci sukses yang dipegang oleh Narji dalam membangun sebuah konten bertani pada media sosial. Selain itu, belajar dari melihat konten orang lain serta percaya diri juga sangat membantu dalam proses membuat konten sosial media terutama dalam membuat vlog. “Kalau kamu mau maju jadi petani, jangan lupa harus melek teknologi,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan) Retno Sri Hartati Mulyandari mengatakan keberadaan media sosial saat ini sangat penting bukan hanya di kalangan instansi pemerintah, tapi juga sangat berarti bagi petani.
Lihat Juga :