Trik Pedagang Mobil Bekas Siasati Perpanjangan Relaksasi PPnBM

Rabu, 22 September 2021 - 21:37 WIB
"Kalau untuk pengaruh di penjualan mobil bekas yang pasti sangat berpengaruh, karena pasti harga barunya murah. Pasti second-nya pun lebih murah. Kalau kami pemilik modal lama, berarti gak bisa jual," ujarnya kepada MNC Portal, Rabu (22/9/2021).

Kris kemudian menyebut sebuah merek mobil Toyota yang memiliki price list Rp340 juta. Saat mendapat potongan PPnBM, harganya menjadi Rp265 juta pada 2021. "Kalau saya punya yang 2020 atau 2019 dengan modal waktu itu saya beli Rp270 juta, ya udah gak mungkin jual kan saya. Orang pasti milih beli baru dong," sambung Kris.

Untuk itu Kris mengatakan, langkah yang bisa dilakukan untuk saat ini kemungkinan menahan penjualan. Namun hal itu juga menurutnya bukan solusi tepat, sebab relaksasi PPnBM sendiri akan berlangsung hingga akhir tahun.

"Kalau saya pribadi, kalau mau ditahan pun, mau ditahan sampai kapan? Misal 6 bulan, saya rasa tidak mungkin, saya mungkin lebih baik jual rugi aja," lanjutnya.

Dari situasi itu, Kris mengindikasikan penjualannya akan menurun bekisar 20% untuk tipe penjualan mobil yang terkena potongan PPnBM. "Kalau kita berbicara penjualan, bisa rugi 20% kalau mobil yang mendapat PPnBM-nya besar," kata Kris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!