Tak Ingin Dituding Lagi Sebagai Penyebab Banjir, KCIC Lakukan Antisipasi

Kamis, 23 September 2021 - 02:00 WIB
Menurutnya, langkah itu perlu dilakukan karena beberapa titik di sekitar proyek KCJB memiliki potensi perubahan perilaku, seperti sungai Sunter (DK 2+000) yang mengalami pemendekan dan sungai Cikarang (DK 27+000) yang telah dipasangi pier. Mitigasi juga dilakukan di Sungai Cisangkan (DK 115+814), sungai Cilember (DK 120+521), dan saluran irigasi Cigondewah Kaler (DK 122+250).

Demi terjaganya proyek dari bencana alam, Mirza menjelaskan bahwa PT KCIC akan melakukan normalisasi atau perbaikan dan pembersihan saluran drainase, hingga pembuatan cross drain di area proyek yang telah selesai pengerjaannya.

“Kami juga membuat box control di cekungan, dan saringan pada setiap ujung saluran drainase agar dapat membersihkan sampah yang masuk ke saluran, hingga membuat washing bay dengan menggunakan 1 unit jet washer di setiap pintu keluar masuk proyek,” sambungnya.

Di Bekasi, secara berkala PT KCIC melalui konsorsium kontraktor melakukan pembersihan sungai karena banyak sampah yang menyumbat aliran sungai. Pembersihan dilakukan secara berkala. Mirza menyebut, dalam sekali pengangkutan sampah bisa mencapai 100-150 truk.

Selain itu, dia bilang, PT KCIC juga sudah dan akan terus melakukan perbaikan terhadap akses warga yang rusak akibat banjir yang terjadi sebelumnya. Terutama banjir yang terjadi sebagai dampak dari proyek pembangunan KCJB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!