Menilik Peran Industri Jasa Keuangan dalam Gernas BBI
Selasa, 28 September 2021 - 00:59 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama dengan Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam mengembangkan UMKM, sebagai bentuk dukungan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Foto/Dok
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ( Gernas BBI ). Salah satu upayanya memperkuat kerja sama dengan Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam mengembangkan UMKM.
"Untuk mencapai tujuan dan target program Gernas BBI, sektor jasa keuangan diharapkan dapat berkomitmen untuk terus memfasilitasi pengembangan ekosistem UMKM berbasis digital, memperluas akses pembiayaan UMKM dari hulu ke hilir, melakukan pembinaan dan pendampingan UMKM, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan UMKM," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam keterangan tertulis, Senin (27/9/2021).
Baca Juga: Gernas BBI Perkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai program dalam mendorong perkembangan UMKM, seperti replikasi KUR Klaster dengan total penyaluran kredit Rp 140,7 triliun kepada 3,82 juta debitur dan membangun ekosistem digital Bank Wakaf Mikro (BWM) yang saat ini telah berdiri 61 BWM dengan jumlah pembiayaan disalurkan Rp 72,5 miliar bagi 47,9 ribu nasabah.
"Untuk mencapai tujuan dan target program Gernas BBI, sektor jasa keuangan diharapkan dapat berkomitmen untuk terus memfasilitasi pengembangan ekosistem UMKM berbasis digital, memperluas akses pembiayaan UMKM dari hulu ke hilir, melakukan pembinaan dan pendampingan UMKM, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan UMKM," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam keterangan tertulis, Senin (27/9/2021).
Baca Juga: Gernas BBI Perkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai program dalam mendorong perkembangan UMKM, seperti replikasi KUR Klaster dengan total penyaluran kredit Rp 140,7 triliun kepada 3,82 juta debitur dan membangun ekosistem digital Bank Wakaf Mikro (BWM) yang saat ini telah berdiri 61 BWM dengan jumlah pembiayaan disalurkan Rp 72,5 miliar bagi 47,9 ribu nasabah.
Lihat Juga :