Yakin Badai Krisis Evergrande Pasti Berlalu, BlackRock Ogah Cabut Dana dari China

Selasa, 28 September 2021 - 18:01 WIB
Seperti diketahui, dampak krisis utang Evergrande berimbas terhadap sejumlah perusahaan investasi di negara-negara maju yang memiliki aset di China, salah satunya Blackrock Inc, disusul HSBC, UBS, dan Bluebay.

Kepala Manajer Investasi BlackRock Jean Bolvin memandang pemerintah Negeri Tirai Bambu masih bisa mengatasi krisis utang grup propertinya tersebut. "Kami mulai berpikir sekarang saatnya untuk menginjakkan kaki kami di pasar ekuitas China," ungkapnya dalam sebuah wawancara Bloomberg.

Baca juga: Nasib R Kelly: Sudah Jatuh Miskin, Bakal Dibui pula

Dirinya memandang bahwa sejak krisis Evergrande mencuat, telah terjadi penurunan nilai ekuitas China sebesar 25% dibandingkan dengan Amerika Serikat.

Selain itu, BlackRock bersikukuh tidak bakal mencabut dananya dari China mengingat kemungkinan adanya pelonggaran pembatasan Covid-19 dalam beberapa bulan ke depan. "Ini adalah kesempatan yang harus dipertimbangkan," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!