Australia Lirik Investasi Energi hingga Mobil Listrik di Indonesia
Rabu, 29 September 2021 - 15:20 WIB
Menurut Lutfi, capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi kedua negara yang mengindikasikan bahwa perdagangan Indonesia-Australia akan kembali bangkit. "Ini adalah pertanda baik. Kita ingin berbuat lebih banyak untuk meningkatkannya dan mencetak sejarah bersama," tuturnya.
Medag Lutfi mengakui bahwa pandemi Covid-19 menjadi kendala utama dalam perdagangan kedua negara yang datang bersamaan dengan rampungnya negosiasi IA-CEPA.
Meski begitu, Indonesia dan Australia akan dapat melawannya secara bersama-sama, untuk kemudian kembali melakukan kerja sama di sektor perdagangan setelah perbatasan negara kembali dibuka.
Sementara itu, Dan Tehan menyampaikan ingin segera meningkatkan kerja sama ekonomi yang lebih komprehensif dengan Indonesia, salah satunya di sektor investasi.
Baca juga: Sukses Himpun Dana Rp95,9 Triliun, BRI Siap Dorong Jutaan Usaha UMi Naik Kelas
Medag Lutfi mengakui bahwa pandemi Covid-19 menjadi kendala utama dalam perdagangan kedua negara yang datang bersamaan dengan rampungnya negosiasi IA-CEPA.
Meski begitu, Indonesia dan Australia akan dapat melawannya secara bersama-sama, untuk kemudian kembali melakukan kerja sama di sektor perdagangan setelah perbatasan negara kembali dibuka.
Sementara itu, Dan Tehan menyampaikan ingin segera meningkatkan kerja sama ekonomi yang lebih komprehensif dengan Indonesia, salah satunya di sektor investasi.
Baca juga: Sukses Himpun Dana Rp95,9 Triliun, BRI Siap Dorong Jutaan Usaha UMi Naik Kelas
Lihat Juga :