Oh Nehi! Perbankan India Didera Krisis Kredit Macet: Nilainya Diperkirakan Rp1.420 Triliun

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 09:09 WIB
Otoritas India sepanjang tahun 2005 dan 2009 telah menyuntikkan dana talangan lebih dari USD35 miliar untuk menyehatkan kembali bank-bank yang sakit. Sayangnya, dana talangan yang bersumber dari uang pajak itu dianggap tidak banyak membantu.

Juli tahun lalu, Fitch Ratings mengatakan bank-bank India yang sedang kesulitan akan membutuhkan dana segar antara USD15 miliar USD58 miliar pada tahun depan.

Pemerintah India sendiri berencana meluncurkan "bad bank" yang telah lama dibicarakan dan akan mencoba menjinakkan kerdit macet sebesar USD27 miliar. Jumlah itu diperkirakan masih seperempat dari total nilai kredit macet India yang mencapai USD100 miliar atau setara Rp1.420 triliun.

Tekanan yang dihasilkan dari kredit busuk tidak hanya membuat perbankan tertatih-tatih, tetapi juga merusak pertumbuhan. Investasi swasta telah menukik tajam karena bank-bank yang menghindari risiko sangat irit mengucurkan kredit.

"Bad bank" digambarkan sebagai perusahaan rekonstruksi aset, biasanya membeli kredit macet dari bank yang terkena dampak dengan harga yang disepakati. Kemudian melikuidasi atau menjual aset itu sehingga membantu bank mendapatkan kembali sebagian uang yang mereka pinjamkan kepada perusahaan.

Salah satu biang keladi membengkaknya kredit macet di perbankan India adalah sejumlah sektor industri yang bergerak di sektor besi dan baja, penerbangan, pertambangan, jalan, listrik, dan komunikasi. Setengah lusin dari sektor industri itu menyumbang 80% atas kredit macet yang ada.

Dalam jangka panjang, India perlu membersihkan industri perbankannya secara radikal. Pasalnya, rasio penyaluran kredit di Negeri Hindustan itu masih dinilai rendah, kurang dari 60% terhadap PDB yang oleh IMF tahun ini diperkirakan mencapai USD3.05 triliun. Sementara, beberapa banknya memiliki pinjaman bermasalah tertinggi di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!